ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Friday, May 27, 2011

kenangan 27 Mei 2006

Kenangan 27 Mei 2006
Seperti hari-hari biasa aku selalu bangun tiap hari pukul setengah 7 pagi. Hari sabtu pagi itu pukul 05.55 aku langsung bangun gara-gara suara hurug-hurug dan bumi yang bergoncang. Lari menuju pintu depan rumah. Disana sudah ada ibu ku yang menunggu. Gempa masih berlangsung. Lalu terdengar suara teriakan ibu ku "rene pak." Kulihat bapaku sedang berjalan membawa dua ember berisi air ditengah guncangan gempa. Saking kuatnya guncangan waktu itu kulihat bapaku terjatuh. Lalu dengan meninggalkan ember yang telah tumpah bapak menghampiri kami berdua yang ada di depan pintu rumah. Kami bertiga saling berangkulan satu sama lain. Sambil air mata dan doa dari ibuku yang waktu itu terdengar. Sementara waktu itu kakak ku belum pulang dari misa harian di gereja, sedangkan simbahku masih tertinggal di dalam rumah.
Sudah lima tahun berlalu tak menyangka itu sebuah pelukan terakhir kami bersama bapak. Ya, pelukan 27 Mei 2006 itu merupakan sebuah kenangan yang tak mungkin kulupakan.
-siGal-

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti