ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Friday, May 20, 2011

rubrik pia mei

Rubrik PIA
Cinta Kasih
Seorang putri raja dari keluarga kerajaan ingin mengetahui rasa cinta rakyatnya kepada orang-orang yang lagi membutuhkan pertolongan. Selama ini di dalam kerajaan sang putri tidak mengetahui banyak tentang apa yang terjadi di luar sana. Lalu sang putri mencoba keluar dari istana. Tetapi ia keluar bukan sebagai seorang putri kerajaan. Ia keluar dengan menyamar sebagai pengemis. Dan pada suatu hari yang sangat dingin, dia mengenakan pakaian compang-camping, dengan memakai topi usang dan membawa sebuah keranjang. Dia ingin menguji cinta kasih dari para tetangganya. Di beberapa rumah dia diberikan barang-barang yang memang sama sekali tidak bernilai, di rumah lain dia dihujani dengan kata-kata kasar. Hanya disuatu tempat, dia diterima dengan ramah, dan itu adalah gubuk seorang kakek yang miskin. Dia dibawa ke dalam ruang yang hangat seadanya dengan diberi minuman dan makanan panas. Sang kakek memberikan pelayanan kepada tamunya seperti seorang anak sendiri.
Pada hari berikutnya, semua orang yang pernah dikunjungi wanita itu diundang masuk ke dalam puri di mana mereka dihantar oleh para pelayan menuju ruang makan yang besar. Ada kartu nama untuk para undangan. Di tempat duduk masing-masing undangan diletakan barang yang sama yang telah diberikan kepada sang putri raja waktu menyamar. Hanya kakek tua yang dilayani dengan piring penuh makanan yang lezat.
Kemudian sang putri raja masuk ke ruang makan dan menjelaskan kepada para tamunya, "Kemarin untuk menguji cintamu dan kepedulianmu, saya sengaja memasuki daerah di sekitar kerajaan ini. Saya berjalan-jalan dan masuk ke rumah rumah kalian semua. Dan hari ini saya akan melayani anda semua yang hadir disini dengan barang yang sama dengan yang telah kalian berikan kemarin padaku. Ada yang mendapatkan 2 koin saja, ada yg mendapatkan umpatan-umpatan saja, ada juga yang mendapatkan nasi dan lauk yang telah basi. Dan akhirnya rakyatnya minta maaf kepada sang putri, dan berjanji tidak akan membeda-bedakan, jika akan menolong orang yang lagi membutuhkan pertolongan.
Adik-adik cerita tadi mengingatkan kita, bahwa jika ada orang yang lagi membutuhkan pertolongan hendaknya kita bantu menurut kemampuan dan keadaan kita. Walaupun kita tidak punya apa-apa, tapi kita masih punya senyum untuk kita berikan kepada orang-orang yang datang kepada kita. Lewat cara sederhana yaitu senyum dan doa kita, tentu akan memberikan arti kepada mereka yang datang kepada kita. Semoga kehadiran kita bisa berguna dan memberikan arti kepada keluarga, teman-teman dan sahabat kita.
-si gal-

1 comment:

Puji L said...

apiiiikkkk.....;D

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti