ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Tuesday, June 14, 2011

Dinginnya malam...

Dinginnya malam
Wah sekarang malam hari hawanya dingin, apa lagi pagi hari. Tak jarang membuat orang jadi malas mandi. Begitulah ungkapan beberapa orang menyikapi keadaan cuaca akhir-akhir ini. Dari semua orang yang sambat itu semuanya punya rumah dan tempat tinggal. Ada yang rumahnya bagus, bertingkat, gedongan. Ada yang rumahnya sederhana. Ketika mereka beraktivitas di luar rumah mengatakan wah hawanya dingin enaknya pakai jaket. Ketika tidur malam wuiih dingin sekali sambil menarik selimut tebalnya. Lalu, ketika kita tanya kepada orang-orang yang tuna wisma, orang-orang yang setiap malam tinggal di emperan toko. Mereka setiap hari selalu kedinginan. Ketika musim kemarau, malam hari seperti ini udara dingin selalu mengena langsung tubuh mereka. Ketika musim hujan, tak jarang mereka kehujanan di pinggir toko. Tapi mereka gak pernah sambat. Mau sambat sama siapa? Mungkin hanya dengan sesama para tuna wisma yang sama-sama tidur di satu emperan. Seringkali kulihat di jalan, mereka hanya ditemani sebuah radio kecil untuk melewati malam panjang. Malam tempat mereka beristirahat, sebelum esok hari harus bangun pagi-pagi sekali untuk kembali beraktivitas.
Jadi ketika mereka ditanya, apakah malam ini dingin? Mereka hanya akan tersenyum...
-siGal-

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti