ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Sunday, June 12, 2011

Menyapu

Menyapu

Sebuah hal baru dari yang dulu-dulu jarang aku lakukan. Semenjak di rumah hanya tinggal aku bersama ibuku. Kewajiban itu yang selalu memberi warna setiap hariku. Melakukan aktivitas rutin itu mengingatkan dan melatihku bahwa kita harus bekerja dulu sebelum makan. Walupun sudah ada makan pagi, aku selalu menyapu terlebih dahulu. Menyapu di sekeliling rumah selalu mengingatku bahwa walaupun setiap pagi dan sore selalu disapu masih saja selalu ada kotoran. Sama dengan hati kita yang setiap hari masih saja menyimpan kotoran hati, dendam dan tak jarang membuat luka hati. Jadi ketika ku menyapu aku juga berharap mencoba membuang jauh-jauh kotoran hati, rasa dilukai, perkataan dan perbuatan yang menyakitkan. Dengan menyapu di pagi hari sekali berharap dapat menjalani hari ini dengan ceria hati dan perasaan tidak ingin membuat kotor lagi hati ini dan sesama. Walaupun begitu tetap masih saja ada kotoran yang ditinggalkan. Dan kuingat kotoran-kotoran yang telah kubuat di hari itu waktu ku menyapu di sore hari. Sering kali kutuntaskan hari itu dengan mengikuti misa sore tuk kembali menimba kesegaran dari sang sumber rahmat. Sang sumber rahmat yang tiada pernah habis-habisnya, yang selalu memberikan rahmat pengampunan dan penghiburan.
Mari kita menyapu halaman rumah kita masing-masing...
swemangaad...^0^v
-siGal-

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti