ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Friday, July 8, 2011

Lembayung

Lembayung itu menandakan hampir di penghujung hari.
Lembayung mengingatkan langkah kaki dan tangan tuk sementara berhenti.
Lembayung menadakan ramainya sore beranjak menjadi malam yang sunyi.

Irit-iritan peluh yang menetes dari pedal yang dikayuh dari para pekerja menjadi warna bagi lembayung.
Deru kendaraan asap bermotor ikut menghiasi lembayung di sore itu.
Ada canda dan tawa sebagian orang di sore itu.
Ada yang keburu pulang tuk segera melepaskan penat setelah seharian bekerja.
Kerinduan segera bertemu dengan keluarga dan ingin segera menikmati secangkir teh sambil memandang lembayung di langit.

Lembayung juga menjadi penanda sebagian orang tuk segera membuka lapak-lapak dagangannya.
Tempat-tempat umum mulai dipadati oleh aktivitas orang.
Ku duduk sendiri sambil menikmati lembayung senja di jantung kota tercinta.
-siGal-

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti