ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Saturday, July 23, 2011

Membuang Sandal jepit

sandal jepit Pictures, Images and Photos
Dalam sebuah perjalanan yang panjang, salah satu sandal jepit sang pengelana putus. Diambilnya sandal jepit yang putus itu lalu pengelana beristirahat di bawah pohon untuk mencoba memperbaikinya. Tetapi tidak bisa karena, sudah putus talinya. Lalu sandal yang putus itu ia tinggal di bawah pohon dan sandal yang sebelah kanan ia masukan ke dalam tas.

Sang pengelana melanjutkan perjalanannya lagi. Berpuluh-puluh kilometer ia berjalan. Sambil ia berjalan mencari sandal jepit yang baru lagi. Setelah berjalan lama, ia akhirnya menemukan warung yang menjual sandal jepit. Ia akhirnya membeli sandal jepit yang baru.

Setelah telapak kaki kanan kirinya beralaskan sandal yang baru. Lalu ia teringat akan sandal jepit lama yang ia masukan ke dalam tas tadi. Ia berpikir kenapa sandal jepit yang sebelah kanan tadi tidak ikut ditinggal bersama sandal yang sebelah kiri yang telah putus tadi? Malah membawa dan memasukannya ke dalam tas. Padahal kalau dipikir tidak ada gunanya membawa sandal yang hanya tinggal sebelah.

Terkadang hidup kita seperti pengelana yang masih menyimpan sandal yang sebelah kanan. Kita tidak berani meninggalkan kenangan-kenangan buruk masa lalu, peristiwa kegagalan, peristiwa ditolak, disakiti dan peristiwa lain yang masih membekas di hati dan pikiran kita. Tak jarang kita masih membawa peristiwa itu sampai sekarang, ada yang selama berbulan-bulan, bertahun-tahun masih saja menyimpannya. Padahal kalau dipikir tidak ada gunanya, karena akan memperberat kita melangkah mewujudkan masa depan yang lebih baik.
Kita baru berani meninggalkan semua kenangan buruk tentang masa lalu jika kita mendapatkan sebuah kenangan yang baik.
Jika kenangan yang baik itu datangnya cepat tentu tidak masalah, tetapi jika kenangan baik itu datangnya lama, masihkah kita akan terus membawa pengalaman pahit itu?
Jika kita masih membawanya, lekas buang sandal sebelah kanannya. Kalau bisa waktu kita membuang sandal jepit yang tlah putus, kita buang juga sandal yang sebelahnya juga.

Tetapi jujur saja, sangat sulit untuk membuang sandal yang hanya tinggal sebelah.
-siGal-

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti