ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Tuesday, July 12, 2011

Partai Boneka

Muncul lagi istilah yang dilontarkan oleh mantan bendahara partai penguasa yang ditujukan kepada sekjen partainya. Dikatakan sekjen yang sekarang itu seperti sekjen boneka saja. Waduh...jadi ganti nama partai dong partai Bonekarat, lambangnya bukan lagi bintang tetapi diganti boneka. Sebagai boneka tentu manut dan diam saja digerak-gerkan oleh tangan yang memainkannya. Tetapi kalau dipikir-pikir nama itu memang pas kok partai Bonekarat. Karena selesai pemilihan ketua umum yang baru, dan untuk meredam suasana maka dibagi-bagilah kedudukan yang empuk buat mantan calon ketua umum yang kalah dalam perebutan kursi no 1 di partai ini. Sudah seperti boneka saja, mau diletakan dimana saja, mengingat sang pemegang boneka yang sebenarnya yang memerintahkan. Kalau dipikir menanggapi kasus Nazaruddin ini, ketua umumnya juga jarang tampil di publik, seperti ada ketakutan-ketakutan yang menerpa. Seperti boneka yang tersimpan rapi di dalam kotak, dan sengaja dijauhkan dari tangan-tangan usil. Tetapi hebatnya dari kasus ini sekjenya bisa mulai berbicara di depan publik lho... Mungkin kalau boneka seperti baru diberi batu battery yang baru jadi bisa berbunyi. Tetapi nampaknya pembagian batu battery ini tidak bersamaan dan tidak merata. Sehingga ada yang suaranya masih keras dan lantang. Dan ada yang mulai lirih bahkan cuek, diam seribu bahasa menginggat battery yang sudah mulai habis. Kuat lemahnya suara boneka ini yang membuat sesama anggota saling serang. Maka tak ayal lagi, sering sesama anggota partai berdebat kusir sendiri. Dikatakan oleh dewan pembina tadi malam, jangan mau diadu domba oleh media. Kalau dibayangkan dua boneka yang lagi dimainkan oleh anak kecil yang lagi main perang-perangan. Mungkin Nazaruddin juga sadar, jika dia menampakan batang hidungnya, dia akan dijadikan tumbal buat partai. Seperti boneka yang dulu dipajang di etalase sekarang seperti boneka yang siap dicampakan dan siap untuk dibakar dipembuangan sampah.
Untuk mencegah terjadinya boneka saling serang sendiri, maka mulai tadi malam para boneka mulai dikendalikan dengan remote control dan diberi chip. Siapa yang tidak patuh dan menuruti perintah pusat, siap-siap tuk disingkirkan. Pembersihan partai dari boneka-boneka pengganggu juga mulai siap dilakukan. Dan perintah tadi malam, apakah menguatkan jati diri sebagai partai yang demokratis atau malah menguatkan diri sebagai partai bonekartis?
-siGal-

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti