ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Thursday, August 18, 2011

hidup ibarat mendaki gunung

naik gunung
Ketika kita hendak mengadakan perjalanan mendaki ke puncak gunung, tentu butuh persiapan. Selain persiapan fisik, tak lupa persiapan bekal apa saja yang akan ia bawa. Persiapan standart mendaki gunung, serta estimasi bekal mau berapa lama kita berkegiatan di gunung, menjadi sebuah agenda yang tentu sudah dipersiapkan dengan matang.

Setiap orang yang suka mendaki, tentu sudah hafal perlengkapan standart yang akan dibawa. Dan semua perlengkapan pribadi itu tak bisa kita mengharapkan dari orang lain. Sebuah ransel, mantel, matras, raincoat, sleeping bed, air, senter, bahan makanan, pakaian ganti, kompor, survival kit, obat-obatan dan perlengkapan lain tak luput kita bawa. Menjelang hari keberangkatan tak lupa semua barang yang dibutuhkan dimasukan ke dalam ransel. Jangan sampai ada satu barangpun yang ketinggalan. Setelah semua dirasa cukup, maka seorang pendaki akan yakin untuk mengadakan perjalanan mendaki gunung.

Seorang pendaki merasa yakin mendaki gunung, karena ia mengetahui jalur mana yang akan ia tempuh, ia merasa yakin juga karena semua yang dibutuhkan dalam perjalanan menuju puncak semua sudah tersedia di dalam ransel. Dan yang membuat yakin juga, jika ada teman-teman yang berjalan mendampingi kita selama perjalanan mencapai puncak gunung. Selama perjalanan menuju puncak, tak terhitung berapa kali kita istirahat. Jika terhadang malam dan stamina sudah mulai ngedrop wajar jika perjalanan dihentikan untuk beristirahat di dalam tenda.

Hidup kita dapat diibaratkan sebuah perjalanan mendaki gunung. Sudahkah kita menyiapkan diri dengan bekal apa saja yang akan kita bawa? Jangan ada bekal yang sampai lupa kita bawa, karena kita hanya kan menyesal nantinya. Setiap pribadi pasti sudah mengetahui kemana tujuan akhir hidupnya.

Carilah seorang sahabat yang dengan setia menunggu kamu disaat lelah, mendampingi kamu dengan setia, membawakan beban kamu dikala kamu tidak kuat. Dan sahabat yang mau membagikan hal yang ia punya, disaat kamu tak membawa bekal.
-siGal-

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti