ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Saturday, December 17, 2011

Semburat pilu di lereng gunung Lawu

damai

rasa damai itu tak pergi
rasa damai itu tak beranjak kemana-mana
semua orang mengatakan rasa damai telah hilang
semua bilang rasa damai itu telah pergi
rasa damai masih ada
rasa damai masih tinggal di dalam hatimu

ketika kamu marah
ketika kamu merusak
ketika kamu memengal sebuah gumpalan tanah liat
apa ada yang salah dengan gumpalan tanah liat itu?
apakah gumpalan tanah liat itu menganggumu?

taukah kamu masyarakat sekitar gunung Lawu sangat ramah
hawa dinginnya membuat hati menjadi sejuk
hijaunya sayur mayur membuat mata tak pernah lelah tuk memandang
dinginnya air terjun menenangkan pikiran yang kalut

entah kenapa kalian tak merasakan hal itu?
sungguh kemarahan yang ada di dalam hatikah?
atau ada hal lain yang membuat kalian tak merasakan indahnya lereng gunung Lawu?
hanya hembusan hawa dingin yang menjadi saksi
hanya kabut yang telah menjadi saksi bisu
akan sebuah aksi yang tlah melukai hati kami

aku tak kan mengutuk
aku pun tak kan marah
daripada saling mengutuk
lebih baik aku tetap menjaga lentera damai
menjaga lentera itu jangan sampai padam
apa jadinya jika semua lentera telah padam?
dan aku masih percaya
masih ada rasa damai di dalam hatimu
Photobucket

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti