ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Sunday, January 8, 2012

Mungkinkah ini natal terakhir?

Photobucket

Hari ini terakhir ku pandang pohon natal yang ada di sudut rumahku. Kelap-kelip lampunya tak terasa sudah menemani selama satu bulan di sudut ruangan. Dan akan kembali lagi menghiasi di akhir tahun. Bintang warna ungu yang berada di atas pohon natal, sebentar lagi akan aku turunkan. Pernak-pernik hiasan akan kembali masuk dalam kotak yang sudah satu bulan kosong. Suasana Natal tlah berlalu... Lalu?

Teringat ketika satu bulan yang lalu, mulai merangkai pohon natal. Mulai memberi hiasan pernak-pernik di sekitarnya mulai dari hiasan lonceng, sinterklas, kaos kaki, dan aneka hadiah. Membalutkan untaiaan lampu, yang membuat indah pohon terang. Kini satu bulan tlah berlalu... Lalu?

Suasana semangat kala membuat pohon Natal, apakah akan sama ketika aku mulai menurunkan satu demi satu hiasan pohon natal? Membereskannya hingga semua tlah rapi masuk dalam kotak? Hingga akhirnya sudut ruangan kosong seperti semula.

Hijaunya warna pohon natal yang membawa kesejukan, semoga mengingatkanku untuk senantiasa membawa kesejukan hari demi hari. Terangnya bintang di atas pohon semoga senantiasa mengingatkanku tuk selalu membawa terang hari demi hari. Walaupun kini tak ada lagi kerlap-kerlip cahaya di sudut ruangan, semoga keceriaan bak kerlap-kerlip lampu senantiasa dapat aku bawa tiap hari.

Suasana Natal tlah berlalu... Lalu apa yang dapat kita lakukan? Mungkinkah kemarin itu Natal terakhir kita?
Photobucket

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti