ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Monday, June 24, 2013

Sejauh Mata Memandang di Desa Wisata Kalibiru


























Rasanya tak ada habisnya tempat-tempat yang membuat kita kagum terhadap sang pencipta, memandang keindahan  alam ciptaanNya dan menikmati hasil karya agung yang sungguh luar biasa. Seperti di obyek wisata alam Desa Kalibiru kecamatan Kokap Kulonprogo. Wisata alam yang terletak di ketinggian 450 mdpl, membuat para pengunjung dimanjakan dengan pemandangan Waduk Sermo dari atas bukit, pemandangan kota Wates dan sekitarnya, deretan pengunungan Menoreh yang memanjang ke utara dan ke barat. Serta yang tak kalah indahnya mampu memandang tebing pantai selatan yang paling timur sendiri, birunya pantai Selatan, seakan menyatu dengan awan biru yang sungguh indah.

Untuk akses mudah ke Desa Wisata Kalibiru dapat ditempuh lewat jalur waduk Sermo. Sambil membayar retribusi masuk kawasan Waduk Sermo, dapat sekalian tanya kemana arah jalur menuju desa wisata Kalibiru. Dengan mengikuti jalur mengelilingi waduk Sermo, sampai ada pertigan jalan menanjak dan ambil jalur yang ke kiri. Kurang lebih setengah jam perjalanan menuju ke Kalibiru. Pengunjung terlebih dahulu harus jalan kaki dengan jalan yang menanjak sekitar 100 meter, menuju tempat retribusi. Retribusi masuk sebasesar Rp.2000,00 per orang.  Lalu perjalanan dilanjutkan lagi menuju lokasi yang lebih tinggi. Sepanjang perjalanan yang kanan kirinya dtumbuhi dengan pohon jati, tampak pula pondok-pondok penginapan yang jumlahnya lebih dari empat. Pondok penginapan yang dibuat seperti rumah panggung kecil-kecil ini, mampu untuk menampung sekitar 7-10 orang, biaya sewa satu hari Rp.150.000,00. Selain disertai dengan adanya tempat penginapan juga ada sebuah pendopo besar untuk pertemuan di bagian depan. Serta ada pendopo lagi yang satunya yang tereletak diujung jalan perlintasan desa Kalibiru. Sarana toilet dan kamar mandi juga cukup banyak tersedia. Warung makan juga sudah ada untuk menyambut para pengunjung dalam menikmati keindahan alam.





Banyak lokasi titik-titik pengamatan yang dibuat gardu untuk membuat nyaman pengunjung. Jika menghendaki pengunjung memandang kota Jogja dan Bantul tentu mencari tempat pengamatan digardu paling depan sendiri. Jika gardu itu sudah dipakai orang, tenang saja, terus lanjutkan dan susuri jalan sambil memandang keindahan alam yang sungguh indah.  Karena akan kita jumpai lagi gardu-gardu pandang yang lainnya. Gardu pandang yang paling bagus untuk memandang keindahan laut selatan, tebing pantai Parangtritis, kota Wates serta waduk Sermo adalah gardu pandang paling ujung sendiri, dan itu harus ditempuh dengan berjalan kurang lebih 200 meter.

 Setelah puas memandang dan menikmati keindahan alam, dan kita ingin menguji adrenalin, kita dapat mengikuti permainan outbound yang sungguh menantang. Di puncak perbukitan sudah tersedia fasilitas lengkap outbond. Berjalan dengan tali dengan ketinggian kurang lebih 8 meter di mana bawahnya adalah tebing curam, flying fox dengan pemandangan yang sungguh luar biasa namun menantang karena kita menyusuri tebing.

Jika kita mengunjungi waduk Sermo, jangan lupa untuk menyempatkan diri mampir ke desa wisata Kalibiru.

                                                                                                                                      -sigal-

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti