ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Tuesday, July 9, 2013

Bercerita Sambil Bermain "Kisah Orang Samaria Yang Murah Hati"



Bercerita sambil bermain tentang "Kisah Orang Samaria yang Murah Hati"

Sumber : Injil Lukas 10:25-37
Aktivitas ini dapat melibatkan banyak anak-anak.

Sebelum mulai aktivitas ini terlebih dahulu kakak pendamping membagi menjadi 6 kelompok. Pembagian kelompok dapat dilakukan dengan
lagu : “mari berjalan-jalan, lingkar-lingkar, lingkaran

Setelah terbagi menjadi 6 kelompok, lalu kakak pendamping menampai 6 kelompok dengan nama :
Kelompok 1 :  kelompok orang yang turun dari Yerusalem
Kelompok 2 : Kelompok penyamun
Kelompok 3 : kelompok Imam Agung
Kelompok 4 : kelompok kaum Lewi
Kelompok 5 : kelompok  orang Samaria
Kelompok 6 : Kelompok pemilik penginapan

Setelah semua memiliki nama kelompok, lalu tiap kelompok dibagikan bacaan Injil Lukuas 10:25-37
Salah satu pemimpin tiap kelompok membacakan bacaan tersebut kepada anggota kelompknya.
Kemudian berdasarkan bacaan injil tersebut, setiap kelompok menciptakan yel-yel.
Yel-yel dapat berupa ungkapan kalimat pendek yang mudah diucapkan yang mewakili peran dari kelompok masig-masing. Yel-yel tersebut mewakili tokoh yang menjadi nama kelompok masing-masing.
Selain ungkapan juga dapat disertai dengan gerakan tubuh yang membuat anak dapat berekspresi sebebasnya.

Contoh Yel-yel :
Kelompok orang yang turun dari Yerusalem : du...di....da....di...duuuu
Kelompok penyamun : ada mangsa di jalan....mari rampokkkkkkk
Kelompok kaum Lewi : ah....pura-pura tak melihat dan mendengar ahhhhh...
Kelompok Imam Agung : tugasku masih banyak.....maaaf yaaaa...
Kelompok orang Samaria : aduh kasihan sekali, ayo kita tolong...
Kelompok pemilik penginapan : mari ke tempat kami.....ada yang bisa kami bantu....

Setelah diberi waktu untuk mempersiapkan yel-yel dan berlatih sendiri-sendiri dalam kelompok baru permainan dapat dimulai.

Instruksi yang harus didengarkan : tiap kali ada kata orang yang turun dari Yerusalem, penyamun, Imam, Lewi, Samaria, penginapan.  Maka kata yang disebut yang mewakili kelompoknya harus mengucapkan yel-yel dengan keras dan lantang.

Lalu mulailah kakak pendamping mebawakan alur cerita orang Samaria Yang Murah hati dengan ide penyampaian yang dapat dibuat sendiri.

Agar lebih meriah dan membawa keseruan kakak pendamping dapat merangkai cerita dengan berulang-ulang menyebutkan secara acak tentang tokoh-tokoh yang telah disebutkan tadi.
Selamat berkreasi kakak....Tuhan memberkati.

No comments:

Total Pageviews

Persembahan Hati

Mentega dengan Roti